Cerita berikut ini buat sebagian orang mungkin dianggap sepele tetapi bagi saya langsung yakni merupakan pelajaran berharga yang saya yakini yakni merupakan cara yang cocok saya lakukan untuk sanggup menjual polis asuransi jiwa dengan mudah. Kalaupun dilarang dikatakan mudah, cara ini sangat membantu saya untuk mendapat nasabah dan selalu saya terapkan.
Sekian usang menjadi biro asuransi dan belum menghasilkan penjualan apa - apa, giliran saudara ingin menjadi nasabah balasannya membatalkan, menciptakan saya hampir putus asa. Iseng - iseng buka Google dan menemukan tips menjual asuransi secara online, saya merasa ada impian baru, namun saya kembali mikir, bagaimana sanggup menjual asuransi secara online alasannya saya gaptek dan tidak tahu bagaimana membuat blog asuransi.
Ingat seorang tetangga saya yang juga biro asuransi namun dari perusahaan lain pernah dongeng bahwa beliau berhasil menjual asuransi melalui internet, menciptakan saya terinspirasi untuk berguru internet marketing, balasannya saya putuskan membeli ebook internet marketing asuransi.
Karena pengetahuan saya masih nol, membutuhkan waktu yang agak usang untuk memahaminya, namun saya cukup terbantu alasannya penulisnya bersedia memperlihatkan klarifikasi setiap pertanyaan saya walaupun lewat telepon. Saya merasa sistem penjualan offline dan online ternyata sanggup diselaraskan, dan dua duanya saya jalankan .
Sekian usang berjalan, ternyata rezeki itu sudah diatur, penjualan saya yang pertama bukan dari online. Prospek saya yang selama ini menolak penawaran saya, datang - datang menelpon saya menanyakan wacana asuransi, dan menciptakan akad untuk bertemu. Dia bercerita, ternyata ada saudara beliau yang dirawat di rumah sakit dan mendapat jaminan biaya pengobatannya dari asuransi. Mungkin beliau teringat klarifikasi saya bahwa setiap orang membutuhkan perlindungan alasannya siapa saja berpotensi terkena risiko.
Cerita wacana saudaranya itulah menjadi bukti tak terbantahkan yang menginspirasinya untuk mempunyai asuransi. Setelah menjadi nasabah, ternyata beliau banyak memperlihatkan acuan prospek - prospek yang baru.
Tentang prospek, ternyata dari blog menyumbang daftar prospek yang tidak sedikit setiap harinya. Tidak terasa mempunyai blog asuransi mengakibatkan saya menyerupai konsultan he... he...
Dari yang tadinya komunikasi lewat blog balasannya mereka sendiri menciptakan akad ketemu untuk closing. Yang menarik dari penjualan asuransi lewat online yakni begitu gampang mendapat prospek yang benar - benar tertarik asuransi tanpa keluar rumah. Pasar juga sanggup ditargetkan ke wilayah mana saja, dan hebatnya lagi satu demi satu nasabah membeli polis asuransi.
Saya gres paham sekarang, ternyata beginilah cara otomatis mendapat nasabah. Setelah blog mempunyai banyak pengunjung berarti mempunyai banyak prospek yang antri untuk menjadi nasabah. Sabar alasannya ditolak, masih ada jalan lain, yang pada balasannya membuka pintu - pintu yang lain.
Perlu anda baca :
Tips Cara Praktis Menjual Memasarkan Asuransi Secara Online Di Internet.
Sekian usang menjadi biro asuransi dan belum menghasilkan penjualan apa - apa, giliran saudara ingin menjadi nasabah balasannya membatalkan, menciptakan saya hampir putus asa. Iseng - iseng buka Google dan menemukan tips menjual asuransi secara online, saya merasa ada impian baru, namun saya kembali mikir, bagaimana sanggup menjual asuransi secara online alasannya saya gaptek dan tidak tahu bagaimana membuat blog asuransi.
Ingat seorang tetangga saya yang juga biro asuransi namun dari perusahaan lain pernah dongeng bahwa beliau berhasil menjual asuransi melalui internet, menciptakan saya terinspirasi untuk berguru internet marketing, balasannya saya putuskan membeli ebook internet marketing asuransi.
Karena pengetahuan saya masih nol, membutuhkan waktu yang agak usang untuk memahaminya, namun saya cukup terbantu alasannya penulisnya bersedia memperlihatkan klarifikasi setiap pertanyaan saya walaupun lewat telepon. Saya merasa sistem penjualan offline dan online ternyata sanggup diselaraskan, dan dua duanya saya jalankan .
Sekian usang berjalan, ternyata rezeki itu sudah diatur, penjualan saya yang pertama bukan dari online. Prospek saya yang selama ini menolak penawaran saya, datang - datang menelpon saya menanyakan wacana asuransi, dan menciptakan akad untuk bertemu. Dia bercerita, ternyata ada saudara beliau yang dirawat di rumah sakit dan mendapat jaminan biaya pengobatannya dari asuransi. Mungkin beliau teringat klarifikasi saya bahwa setiap orang membutuhkan perlindungan alasannya siapa saja berpotensi terkena risiko.
Cerita wacana saudaranya itulah menjadi bukti tak terbantahkan yang menginspirasinya untuk mempunyai asuransi. Setelah menjadi nasabah, ternyata beliau banyak memperlihatkan acuan prospek - prospek yang baru.
Tentang prospek, ternyata dari blog menyumbang daftar prospek yang tidak sedikit setiap harinya. Tidak terasa mempunyai blog asuransi mengakibatkan saya menyerupai konsultan he... he...
Dari yang tadinya komunikasi lewat blog balasannya mereka sendiri menciptakan akad ketemu untuk closing. Yang menarik dari penjualan asuransi lewat online yakni begitu gampang mendapat prospek yang benar - benar tertarik asuransi tanpa keluar rumah. Pasar juga sanggup ditargetkan ke wilayah mana saja, dan hebatnya lagi satu demi satu nasabah membeli polis asuransi.
Saya gres paham sekarang, ternyata beginilah cara otomatis mendapat nasabah. Setelah blog mempunyai banyak pengunjung berarti mempunyai banyak prospek yang antri untuk menjadi nasabah. Sabar alasannya ditolak, masih ada jalan lain, yang pada balasannya membuka pintu - pintu yang lain.
Perlu anda baca :
Tips Cara Praktis Menjual Memasarkan Asuransi Secara Online Di Internet.
Tag :
tips

0 Komentar untuk "Belajar Ilmu Sabar Berbuah Penjualan Polis Asuransi"