Cara Menghitung Hutang Dan Bagaimana Penyelesaiannya



Dalam kehidupan keuangan keluarga, peranan hutang sulit dilepaskan. Bayangkan betapa sulitnya seseorang untuk bisa mempunyai rumah, kendaraan atau barang aset lainnya jikalau tidak ada sumber hutang. Hutang juga dibutuhkan untuk kebutuhan yang sifatnya mendadak, ketika ditimpa kesulitan dan keperluan lainnya.

 Walaupun demikian, tindakan berhutang juga memerlukan tanggung jawab dan perhitungan yang cermat biar Anda tidak menyesal di lalu hari. Jangan hingga Anda berhutang demi menuntaskan duduk kasus sesaat dan membuat duduk kasus gres yang panjang dan melelahkan di masa mendatang. Tulisan berikut akan membahas bagaimana berhutang secara bertanggung jawab dan memperkirakan kemampuan Anda untuk melunasinya menurut waktu yang telah ditentukan.

Hutang Adalah Kewajiban

Prinsip utama hutang yakni Anda menerima proteksi sejumlah dana dan berkewajiban melunasinya dalam jangka waktu tertentu. Dalam agama, yakni kewajiban dan keutamaan bagi orang yang mempunyai kelebihan untuk membantu atau memberi hutang kepada yang memerlukan. Di sisi lain yakni suatu kewajiban pula bagi seseorang yang berhutang untuk segera melunasinya ketika sudah mempunyai kemampuan. Bagaimanapun juga orang yang menunjukkan hutang berhak untuk menerima pengembalian dalam jumlah yang penuh dan sempurna waktu.

Hutang Baik dan Hutang Buruk

Dalam Perencanaan Keuangan, dikenal adanya Hutang Baik dan Hutang Buruk. Hutang Baik yakni berhutang untuk membeli barang produktif yang sanggup digunakan untuk menunjukkan penghasilan. Misalkan membeli kendaraan beroda empat untuk digunakan usaha, membeli toko untuk berdagang dan lainnya. Hutang yang masih tergolong baik yakni membeli barang aset yang nilainya cenderung terus meningkat dan lebih cepat dari biaya hutang itu sendiri. Misalnya dalam kasus yang paling lazim yakni membeli rumah.

Adapun Hutang Buruk yakni berhutang untuk konsumsi, apalagi yang bekerjsama bukan kebutuhan Anda dan membawa konsekuensi yang besar di masa mendatang. Termasuk di dalamnya penggunaan kartu kredit secara hiperbola untuk berbelanja tanpa memperhitungkan kemampuan membayar.

Namun adakalanya orang berhutang alasannya yakni memang sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkannya untuk keperluan dasar keluarga. Untuk hal ini maka hutang dibutuhkan dan jikalau Anda menemukan orang ibarat ini sebaiknya membantunya.

Biaya Dalam Hutang

Ketika Anda berhutang biasanya ada biaya atas hutang tersebut, kecuali jikalau Anda meminjam dari orang terdekat yang benar-benar ingin membantu. Ketika Anda mengambil kredit rumah, kredit kendaraan, kredit barang-barang dan sejenisnya, maka bank atau forum pemberi kredit memutuskan sejumlah bunga tertentu sebagai biaya atas hutang.

Dalam perhitungan yang umum bunga ini bersifat bunga efektif dengan cara perhitungan compound interest. Dalam prinsip ini, besaran bunga ditetapkan terhadap sisa pokok dana yang masih dalam status terhutang. Cara perhitungan lain yakni memakai bunga flat di mana besarnya nilai bunga dihitung terhadap pokok hutang pertama kali. Secara sederhana, perhitungan bunga flat akan setara dengan 2 x bunga efektif. Kaprikornus bunga flat 10% kurang lebih setara dengan bunga efektif 20%. Kita akan lihat dalam tabel perhitungan nantinya.

Hitung Dahulu Sebelum Berhutang

Misalkan Anda akan mengambil kredit rumah sebesar 100 juta rupiah untuk jangka waktu 10 tahun. Jika bunga bank yang berlaku dikala itu yakni 15%, maka berapakah yang harus dibayar setiap bulannya?

Menghitungnya bekerjsama cukup gampang dengan memakai Excel dan memakai beberapa fungsi keuangan sederhana.

Rumus Excel yang sanggup Anda gunakan adalah:
  • PMT (Payment – besaran pembayaran pada periode bayar tertentu berupa pokok hutang dan bunga)
  • PPMT (Principal Payment – besaran pembayaran pokok hutang pada periode tertentu)
  • IPMT (Interest Payment – besaran bunga pada periode bayar tertentu)
Dengan memahami ketiga rumus sederhana tersebut Anda akan mengetahui berapa besarnya total biaya dari hutang Anda.

Pada pola di atas, maka jumlah pembayaran atau cicilan bulanan dari hutang tersebut sanggup dihitung dengan rumus:

=PMT(rate, nper, pv, [fv]; type)=PMT(15%/12, 10*12, 100000000; 0) = -1.613.349,57
Maka jikalau Anda berhutang 100 juta selama 10 tahun dengan bunga efektif 15%, cicilan bulanan (pokok hutang + bunga) yakni 1.613.349

Rumus berikutnya sanggup Anda pakai jikalau hanya ingin mengetahui besarnya pokok hutang yang dibayar (PPMT) atau bunga yang dibayar setiap periode pembayaran (IPMT).


Untuk memudahkan saya menyebarkan template Excel berikut untuk menghitung banyak sekali kondisi Simulasi Kredit untuk hutang Anda sekaligus membandingkan antara bunga efektif dan bunga flat.

Perkirakan Kemampuan dan Kewajaran Anda dalam Berhutang

Setelah Anda mengetahui konsekuensi hutang tersebut sekaligus mengetahui besarnya bulanan yang harus dikeluarkan, maka kini Anda sudah bisa mengitung apakah Anda bisa mengambil dan menjalani hutang tersebut untuk sekian waktu ke depan.

Prinsip umum yang berlaku dalam perhitungan kemampuan berhutang yakni maksimum 1/3 penghasilan reguler digunakan untuk mencicil hutang. Asumsi ini menurut bahwa seseorang masih sanggup mengatur gaya hidupnya jikalau 1/3 pendapatannya digunakan untuk mencicil hutang. Tapi jikalau yang terjadi lebih besar dari itu maka biasanya akan ada yang terganggu apakah gaya hidup atau kemampuan mengelola hutang itu sendiri.

Setelah Anda berhitung, maka kini saatnya memutuskan apakah Anda mempunyai kemampuan dan bisa mengelola dampaknya terhadap pola pengeluaran Anda untuk beberapa waktu ke depan. Dengan demikian setiap keputusan berhutang dibentuk dengan bijaksana dengan mempertimbangkan kepentingan, kebutuhan dan kemampuan membayar. Dengan demikian Anda juga akan berguru menjadi debitur yang bertanggung jawab.

Sumber dari :
 http://www.muhammadnoer.com/2009/03/hitung-sebelum-berhutang/

Tag : lainnya
0 Komentar untuk "Cara Menghitung Hutang Dan Bagaimana Penyelesaiannya"

Back To Top